Rabu, 11 November 2015

KCU CEMARA LESTARI /PERJALANAN.










KCU CEMARA LESTARI
Pengalaman kunjungan koperasi

Pada tulisan kali ini saya ingin sedikit bercerita tentang bagaimana saya dengan kelompok saya dalam kunjungan ke koperasi, dalam mengunjungi sebuah koperasi ini adalah tugas kedua dalam mata kuliah softskill yang diberikan. Awal  nya kami mendiskusikan koperasi mana yang akan kami kunjungi setelah kami berdiskusi dan sepakat untuk mengunjungi koperasi yang ada didaerah depok. Koperasi pertama yang kami kunjungi yaitu koperasi KAD Miniarta namun setelah kami menghubungi pihak tersebut ternyata pengurus koperasi sedang tidak ada ditempat. Dan kami pun kembali untuk mencari koperasi yang lain, setelah mendapatkan alamat koperasi yang lain kami pun berlanjut untuk mengunjungi Kcu Cemara yang beralamat dijalan Tole Iskandar No 90 Depok. Sesampai nya kami dikoperasi tersebut disana kami bertemu dengan salah satu pengurus koperasi yaitu Ibu Purwanti. Beliau merupakan pengurus serta anggota koperasi dan kami pun menjelaskan maksud dan tujuan kami datang ke koperasi tersebut. Setelah kami menjelaskan ibu Purwanti pun siap untuk berbagi info tentang koperasi Kcu Cemara kami pun berbincang dengan beliau tentang koperasi ini, dan akhirnya kami mendapatkan informasi. Setelah kami mendapatkan informasi maupun data yang telah kami terima untuk memnuhi tugas ini, kami pun bergegas pulang untuk kembali ke kampus karena masih ada kelas. Saya dan juga kelompok saya sangat mengucapkan terima kasih karena telah bersedia membantu kami dalam menyelesaikan tugas ini, setelah itu sesampainya kami di kampus kami membagi data untuk tugas penulisan masing masing. Begitulah pengalaman dan cerita singkat kami dalam kunjungan koperasi. Kami pun berharap semoga Kcu Cemara Lestari dapat terus berdiri dan juga selalu bisa mensejahterakan masyarakat yang ada didepok. Sekian dan terima kasih

Ket:
Nama kelompok 3
1.     Latifah Aini ( 25214997)
2.     Lastriana ( 25214995)
3.     M. Hamdy Nugroho (27214290)
4.     M. Iman Fadhillah ( 27214339)
5.     M. Prasetya Fauzi (27214455)
Kelas: 2EB09

KOPERASI KREDIT (CU) CEMARA LESTARI

EKONOMI KOPERASI

KOPERASI KREDIT CEMARA LESTARI
JL TOLE ISKANDAR NO. 90. DEPOK 16412

I. TENTANG KORPIT (CU) CELESTA

Di wilayah Depok Timur banyak Koperasi kita jumpai. Namun kehadirannya jauh dari harapan masyarakat, bahkan ada yang tidak mencerminkan nilai-nilai dan prinsip- prinsip koperasi yang berlaku secara universal. Melihat situasi seperti itu 18 sahabat dari Depok Timur yang telah mengikuti Pelatihan Dasar Manajemen Kopdit (PDMK) mengajak masyarakat sekitar untuk mendirikan Koperasi Kredit (CU= CREDIT UNION ) Cemara Lestari disingkat dengan Kopdit (CU)  Celesta pada tanggal 15 Juli 2000. Saat ini Kopdit (CU) Celesta telah membuktikan kemampuannya berperan menjadi lembaga keuangan sahabat masyarakat Depok Timur. Pada tahun 2013 telah memiliki Gedung Kantor seluas 272 M2, terdiri di atas tanah seluas 248 M2.
Tahun 2013 ini kopdit (CU) Cemara Lestari memasuki tahun ke tiga belas dengan data-data 31 Desember 2013 sbb:
  • Jumlah anggota : 1105 orang ( Pria: 416 orang. Wanita: 689 orang )                                                                                                  
  • Jumlah Asset : Rp 8.536.849.792,64
II. VISI DAN MISI

VISI :
Kopdit Celesta adalah lembaga keuangan terpercaya sahabat masyarakat Depok Timur dan sekitarnya, dikelola secara profesional berlandaskan nilai-nilai dan prinsip koperasi serta ramah dalam pelayanan.

MISI :
Mengajak sebanyak mungkin masyarakat Depok Timur dan sekitarnya, menjadi anggota kopdit Celesta guna mewujudkan ketangguhan ekonomi bersama melalui :
  • Pelayanan simpan uang dengan aman berbunga kompetitif.
  • Pelayanan pinjaman uang dengan mudah, cepat dan jasa pinjaman terjangkau.
  • Pelayanan konsultasi keuangan.
 III DAFTAR KEGIATAN

KEGIATAN CU. CELESTA 
TAHUN 2015 (Januari 2015 - Mei 2015)

Januari 2015       Motivasi harian rutin
10                         Pertemuan ke II Panitia RAT XIV
17                         Survey ke Taman Matahari
24                         Pertemuan ke III Panitia RAT XIV


Februari 2015      Motivasi harian rutin
14                          Pertemuan IV Panitia RAT XIV
22                          Panitia RAT trial Taman Matahari 
                              RAT Kopdit Bina Mandiri, Cibinong 
25                          Undangan Dinas KUMKM & Pasar Kota Depok
28                          Pertemuan V Panitia RAT XIV

Maret 2015           Motivasi harian rutin
1                             Sosialisasi Diperma dan Pra RAT Puskopdit BB
8                             RAT XIV di Taman Wisata Matahari, Cilember, Bogor
21                           Evaluasi RAT XIV dan Pembubaran Panitia RAT XIV di Kantor Celesta
22                           RAT Kopdit Sejahtera Cibinong
27-29                      RAT Puskopdit Bogor Banten di Lombok

April 2015             Motivasi harian rutin
11                            Pertemuan Pengurus, Manajemen dengan Ketua Kelompok
26                            Pendidikan Dasar Koperasi (Diksar) di CU Celesta 

Mei 2015                Motivasi harian rutin
23                           Rapat Umum Pemegang Saham Pusdiklat Bogor Banten di Cibadak
24                           Forum Pengurus, Pengawasan dan Manajer di Cibadak
26-31                      RAT Inkopdit dan Lokakarya Nasional di Surabaya
27                           Tamu Setda Kota Depok - penilaian Pemeringkatan


SUMBER: KCU Cemara Lestari

Ket:
Nama Kelompok 3
1. Latifah Aini (25214997)
2. Lastriana (25214995)
3. M. Hamdy Nugroho (27214339)
4. M. Iman Fadhlillah (27214339)
5. M. Prasetya Fauzi (27214455)
Kelas : 2EB09  

Rabu, 07 Oktober 2015

Peranan Koperasi Diberbagai Keadaan Persaingan



Peranan Koperasi Diberbagai Keadaan Persaingan

Koperasi adalah suatu kumpulan orang - orang untuk bekerja sama demi kesejahteraan bersama.
1.     Di pasar persaingan sempurna
Pengertian pasar persaingan sempurna
Pasar persaingan sempurna
( perfect competition) adalah sebuah  jenis  pasar  dengan jumlah penjual dan pembeli yang sangat banyak dan produk yang dijual bersifat homogen. Harga terbentuk melalui mekanisme pasar dan hasil interaksi antara penawaran dan permintaan sehingga penjual dan pembeli di pasar ini tidak dapat memengaruhi harga dan hanya berperan sebagai penerima harga (price-taker ). Barang dan jasa yang dijual di pasar ini bersifat homogen dan tidak dapat dibedakan. Semua produk terlihat identik. Pembeli tidak dapat membedakan apakah suatu barang berasal dari produsen A, produsen B, atau produsen C? Oleh karena itu, promosi dengan iklan tidak akan memberikan pengaruh terhadap  penjualan produk.
Peranan:
A.   Peranan Koperasi dalam pasar persaingan sempurna
Suatu pasar disebut bersaing sempurna jika terdapat banyak penjual dan  pembeli sehingga tidak ada satu pun dari mereka dapat mempengaruhi harga yang  berlaku; barang dan jasa yang dijual di pasar adalah homogen; terdapat mobilitas sumber daya yang sempurna; setiap produsen maupun konsumen mempunyai kebebasan untuk keluar-masuk pasar; setiap produsen maupun konsumen mempunyai informasi yang sempurna tentang keadaan pasar meliputi perubahan harga, kuantitas dan kualitas barang dan informasi lainnya; tidak ada biaya atau manfaat eksternal berhubungan dengan barang dan jasa yang dijual di pasar. Perusahaan-perusahaan dalam pasar persaingan sempurna bersifat
penerima harga‖ (price taker). Kurva permintaan yang dihadapi sebuah perusahaan dalam pasar persaingan sempurna merupakan sebuah garis horizontal  pada tingkat harga yang berlaku di pasar.Kuantitas output ditentukan berdasarkan harga pasar dan tujuan memaksimumkan laba, yaitu pada saat MR = MC. Dalam  jangka waktu yang sangat pendek, kurva penawaran pasar berbentuk garis vertikal sehingga harga ditentukan oleh permintaan pasar. Dalam jangka panjang, harga dapat naik, tetap atau turun tergantung pada perubahan permintaan komoditi yang  bersangkutan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jenis pasar persaingan sempurna terjadi ketika jumlah produsen sangat banyak sekali dengan memproduksi produk yang sejenis dan mirip dengan jumlah konsumen yang  banyak. Contoh produknya adalah seperti beras, gandum, batubara, kentang, dan lain-lain.
Jadi apabila koperasi masuk dan menjual produknya ke pasar yang mempunyai struktur bersaing sempurna, maka koperasi hanya dapat mengikuti harga pasar sebagai harga jual produknya. Koperasi tidak akan dapat mempengaruhi harga, walaupun seluruh produk anggotanya dikumpul dan dijual melalui koperasi. Oleh karena itu, persaingan harga tidak cocok diterapkan oleh para pelaku bisnis termasuk koperasi di pasarbersaing sempurna. Untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar, maka koperasi harus mampu bersaing dalam hal biaya‖. Menurut konsepsi koperasi, biaya produksi akan dapat diminimumkan berdasakan skala ekonomi, baik sebagai koperasi produsen maupun konsumen.


2.     Monopolistik
Pengertian Monopolistik
Pasar monopolistik adalah suatu bentuk pasar yang terdapat banyak perusahaan yang menjual hampir serupa tetapi tidak sama. Pasar ini sering kita jumpai buktinya dengan kita mengunjungi swalayan ata supermarket. Disana kita akan menjumpai berbagai bentuk, jenis dan merek yang hampir serupa tetapi tidak sama
Peranan:
B.   Peranan Koperasi dalam pasar monopolistik
Pasar monopolistic pada dasarnya adalah pasar yang berada di antara dua  jenis pasar yang ekstrem yaitu persaingan sempurna dan monopoli.oleh sebab itu sifat-sifatnya mengandung unsur-unsur sifat monopoli dan persaingan sempurna.
Pasar monopolistic dapat didefinisikan sebagai pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang yang berbeda.ciri-cirinya sebagai  berikut: - Adanya penjual yang banyak  Namun jumlahnya tidak sebanyak pasar persaingan sempurna,apabila sudah ada  beberapa perusahaan maka pasar monopolistic sudah dapat terwujud.Yang terpenting tidak ada satu pun perusahaan yang ukurannya tidak lebih besar dari  perusahaan lain.Keadaan ini menyebabkan produksi perusahaan relative kecil dibandingkan keseluruhan produksi dalam keseluruhan pasar. -  Produk yang dihasilkan beragam (heterogen) Produk yang dihasilkan berbeda secara fisik,pengemasan,perbedaan dalam bentuk jasa perusahaan setelah penjualan‖ dan perbedaan dalam cara membayar barang yang dibeli - Persaingan promosi penjualan sangat aktif Harga bukan penentu utama dari besarnya pasar dari perusahaan-perusahaan dalam pasar monopolistic.Untuk menarik pelanggan perusahaan melakukan  perbaikan mutu dan desain barang,melakukan kegiatan iklan yang terus-menerus, memberikan syarat penjualan yang menarik,dan sebagainya. - Keluar masuk industry relative mudah Tetapi tidak semudah pasar persaingan sempurna beberapa faktor yang membedakan yaitu : modal yang diperlukan relative besar,perusahaan harus menghasilkan barang yang berbeda dengan yang sudah tersedia di pasar,dan  perusahaan harus mempromosikan barang tersebut agar memperoleh  pelanggan.Jika ada perusahaan baru ingin memasuki pasar ini maka harus menghasilkan produk yang yang lebih menarik dari yang sudah ada di pasar.
Oleh karena itu, apabila koperasi ingin memaksimumkan keuntungannya dalam struktur pasar monopolistic, maka secara teoritis, koperasi harus mampu menghasilkan produk yang sangat berbeda dengan yang dihasilkan oleh  pengusaha lain. Tentu strategi dan taktik bisnis dalam promosi, sedikit banyak sangat menentukan perbedaan tersebut. 


3.     Monopsoni
Pengertian Monopsoni
Pasar monopsoni adalah pasar yang dikuasai satu pembeli, apabila perusahaan itu  bukan sebagai penjual tetapi sebagai pembeli tunggal. Contoh: pabrik susu  Nestle
Peranan:
C.   Peranan Koperasi dalam pasar persaingan monopsoni
Ciri-ciri pasar monopsoni ~ Terdapat banyak penjual tetapi hanya ada satu pembeli Kondisi Monopsoni sering terjadi didaerah-daerah Perkebunan dan industri hewan  potong (ayam), sehingga posisi tawar menawar dalam harga bagi petani adalah nonsen. Salah satu contoh monopsoni juga adalah penjualan perangkat kereta api di Indonesia. Perusahaan Kereta Api di Indonesia hanya ada satu yakni KAI, oleh karena itu, semua hasil produksi hanya akan dibeli oleh KAI. Apabila seorang pengusaha membeli suatu factor produksi secara bersaing sempurna dengan pengusaha lain,maka ia secara perorangan tidak bisa mempengaruhi harga dari factor produksi itu. 
4.     Oligopoli
Pengertian Oligopoli
Pasar oligopoli adalah suatu bentuk pasar yang terdapat beberapa penjual dimana salah satu atau beberapa penjual bertindak sebagai pemilik pangsa pasar terbesar (price leader).
Peranan:
D.   Peranan Koperasi Dalam Pasar Oligopoli
 Pasar oligopoli terdiri dari sekelompok kecil perusahaan.Struktur dari industry dalam pasar oligopoly adalah terdapat beberapa perusahaan raksasa yang menguasai sebagian besar oligopoly sebesar 70-80 persen dari seluruh produksi atau nilai penjualan dan disamping itu terdapat perusahaan kecil.Perusahaan yang menguasai pasar saling mempengaruhi satu-sama lain,karena keputusan dan tindakan dari salah satunya sangat mempengaruhi perusahaan lain.Sifat ini menyebabkan perusahaan lain harus berhati-hati dalam mengambil keputusan dalam hal mengubah harga,membuat desain,mengubah teknik produksi dan lainnya.
Peran koperasi di didalam pasar oligopoly adalah sebagai retailer (pengecer), dikarenakan untuk terjun ke dalam pasar oligopoly ini diperlukan capital intensive (modal yang tinggi). Koperasi dapat berperan sebagai pengecer produk berbagai  jenis dari beberapa produsen. Keuntungan diperoleh dari laba penjualan. 



 REFERENSI:



NAMA: LASTRIANA
NPM : 25214995