MATERI 5
PDB, PERTUMBUHAN DAN
PERUBAHAN
5.4 FAKTOR-FAKTOR PENENTU
PROSPEK PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA
Faktor-faktor penentu
prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia Secara garis besar, terdapat sedikitnya 2
(dua) faktor yang menentukan prospek pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Adapun
kedua faktor tersebut adalah faktor internal dan eksternal.
1.Faktor Internal
Krisis ekonomi pada tahun 1998 yang disebabkan oleh buruknya fundamental
ekonomi nasional, serta lambatnya proses pemulihan ekonomi nasional pasca
peristiwa tersebut menyebabkan banyak investor asing yang enggan (bahkan
hingga sampai saat ini) menanamkan modalnya di Indonesia. Kemudian proses
pemulihan serta perbaikan ekonomi nasional juga tidak disertai kestabilan
politik dan keamanan yang memadai, penyelesaian konflik sosial , serta tidak
adanya kepastian hukum. Padahal faktor-faktor non ekonomi inilah yang merupakan
aspek penting dalam menentukan tingkat resiko yang terdapat di dalam suatu
Negara untuk menjadi dasar keputusan bagi para pelaku usaha atau investor
terutama asing, untuk melakukan usaha atau menginvestasikan modalnya di Negara
tersebut.
2. Faktor
Eksternal Kondisi perdagangan dan perekonomian regional serta dunia merupakan
faktor eksternal yang sangat penting untuk mendukung proses pemulihan ekonomi
di Indonesia. Mengapa kondisi perdagangan dan perekonomian regional atau dunia
tersebut dinilai penting? Sebab, apabila kondisi perdagangan dan perekonomian
Negara-negara tersebut terutama mitra Indonesia sedang melemah, maka akan
berdampak pula pada proses pemulihan yang akan semakin mengulur waktu dan
akibatnya dapat menghambat kemajuan perekonomian di Indonesia. Selain itu,
terdapat juga beberapa faktor yang dianggap penting dalam menunjang
pertumbuhan ekonomi suatu negara, yaitu:
Faktor Sumber Daya
Manusia Sama halnya dengan proses pembangunan, pertumbuhan ekonomi juga
dipengaruhi oleh SDM. Sumber daya manusia merupakan faktor terpenting dalam
proses pembangunan, cepat lambatnya proses pembangunan tergantung kepada sejauh
mana sumber daya manusianya selaku subjek pembangunan memiliki kompetensi yang
memadai untuk melaksanakan proses pembangunan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar